Lewati ke konten utama

GAGA : Mengubah Depresiasi di Tengah Masa Penggunaan

Penyesuaian depresiasi akibat perubahan kondisi aset

Ditulis oleh Luna

Depresiasi adalah penyusutan nilai aset dari waktu ke waktu akibat penggunaan, kerusakan, atau perubahan kondisi. Dalam operasional perusahaan, nilai aset tidak selalu tetap karena bisa menurun karena penggunaan sehari-hari, atau berubah karena perbaikan maupun meningkat .

Misalnya, perusahaan membeli sebuah laptop seharga Rp12.000.000 dengan masa pakai selama 3 tahun.

  • Nilai awal aset: Rp12.000.000

  • Masa pakai: 3 tahun

  • Depresiasi per tahun: Rp4.000.000

Artinya, setiap tahun nilai laptop akan berkurang sebesar Rp4.000.000 hingga mencapai nilai sisa (residu) di akhir masa pakainya.

Jika di tengah masa penggunaan laptop tersebut mengalami perubahan, misalnya:

  • Rusak → nilai aset bisa turun lebih cepat

  • Upgrade (RAM/SSD) → nilai aset bisa meningkat

Oleh karena itu, agar pencatatan aset tetap akurat, data depresiasi perlu diperbarui secara berkala sesuai dengan kondisi terbaru aset di sistem.

A. Kelola Depresiasi Inventaris

Pengelolaan depresiasi inventaris dilakukan di menu Inventaris Kantor → Depresiasi Inventaris. Pada Ringkasan Depresiasi akan menampilkan gambaran umum kondisi aset dan perhitungan depresiasinya pada periode berjalan. Informasi ini membantu Admin memantau nilai aset perusahaan secara cepat dan akurat.

Berikut penjelasan setiap kolom pada ringkasan:

No

Ringkasan Depresiasi

Keterangan

Contoh

1

Periode Depresiasi

Menunjukkan bulan dan tahun perhitungan depresiasi yang sedang ditampilkan.

Februari 2026

berarti seluruh data dihitung berdasarkan kondisi aset pada bulan tersebut.

2

Jumlah Main Asset

Menampilkan jumlah aset utama yang tercatat dalam sistem dan masuk ke perhitungan depresiasi.

1 Main Asset

berarti hanya ada satu aset utama yang sedang dikelola.

3

Jumlah Sub Asset

Menunjukkan jumlah aset turunan atau bagian dari main asset yang ikut dicatat.

0 Sub Asset

berarti tidak ada aset tambahan yang melekat pada main asset.

4

Jumlah Inventaris Depresiasi

Menampilkan total jumlah aset yang sedang mengalami proses depresiasi.

1 Inventaris

berarti hanya satu aset yang sedang disusutkan nilainya.

5

Jumlah Harga Perolehan

Merupakan total nilai awal pembelian seluruh aset sebelum dikurangi depresiasi.

Rp 28.499.000

adalah total harga beli aset saat pertama kali diperoleh.

6

Jumlah Akumulasi Depresiasi

Menunjukkan total nilai penyusutan yang sudah terjadi sejak aset mulai digunakan sampai periode saat ini.

Rp 1.926.979

berarti nilai aset sudah berkurang sebesar itu akibat depresiasi.

7

Jumlah Nilai Buku (Main + Sub Asset)

Menampilkan nilai aset saat ini setelah dikurangi akumulasi depresiasi.

Rp 26.572.021

adalah nilai aset yang masih tercatat di pembukuan perusahaan.

8

Jumlah Biaya Depresiasi

Menunjukkan besarnya biaya penyusutan aset untuk satu periode berjalan (per bulan).

Rp 385.396

adalah beban depresiasi yang dicatat pada bulan tersebut.

Berikut langkah-langkah untuk mengubah detail depresiasi inventaris:

  • Pada tabel inventaris, klik tombol Detail pada kolom Aksi.

  • Di halaman detail depresiasi, klik tombol +Ubah Detail Depresiasi

  • Form pengaturan perubahan depresiasi akan tampil.

Saat melakukan pembaruan detail depresiasi aset, ada beberapa pengaturan penting yang perlu diperhatikan agar perhitungan di sistem tetap akurat.

  1. Tanggal Berlaku Perubahan

    Gunakan kolom ini untuk menentukan sejak kapan perhitungan depresiasi yang baru mulai berlaku.

    • Bila tanggal berlaku perubahan pada tanggal 1-15 bulan tertentu, maka bulan itu dihitung sepenuhnya untuk penentuan besarnya depresiasi yang baru.

    • Bila tanggal berlaku perubahan terjadi sesudah tanggal 15 bulan tertentu, maka bulan itu tidak diperhitungkan dan mulai dihitungkan 1 bulan setelahnya untuk penentuan besarnya depresiasi yang baru.

      Pengaturan ini penting agar perhitungan depresiasi sesuai dengan kebijakan akuntansi perusahaan.

  2. Perubahan Nilai Wajar

    Opsi ini digunakan jika terjadi perubahan nilai aset akibat kondisi tertentu, seperti kerusakan, perbaikan, atau peningkatan spesifikasi (upgrade).

    • Jika dipilih "Ya", Anda dapat mengisi nilai wajar terbaru dari aset tersebut.

    • Nilai wajar adalah nilai perolehan aset saat ini yang dapat mengalami kenaikan atau penurunan dibandingkan nilai sebelumnya.

    Contoh kondisi:

    • Aset rusak → nilai wajar turun

    • Aset di-upgrade → nilai wajar naik

    Dengan memperbarui nilai wajar, sistem akan menyesuaikan perhitungan depresiasi secara otomatis berdasarkan nilai terbaru tersebut.

  3. Perubahan Masa Manfaat

    Opsi ini digunakan jika umur ekonomis aset berubah karena kondisi tertentu, seperti perbaikan besar, renovasi, atau perubahan fungsi penggunaan.

    • Jika dipilih "Ya", Admin dapat memperbarui masa manfaat baru dari aset yang telah dimutakhirkan.

    • Masa manfaat adalah perkiraan jangka waktu aset dapat digunakan secara optimal oleh perusahaan.

    Contoh kondisi:

    • Aset diperbarui → masa manfaat bertambah

    • Aset mengalami kerusakan → masa manfaat berkurang

    Dengan memperbarui masa manfaat, sistem akan menyesuaikan sisa

    periode depresiasi berdasarkan umur terbaru aset.

  4. Perubahan Nilai Residu (Rp)

    Opsi ini digunakan jika perkiraan nilai sisa aset di akhir masa manfaat mengalami perubahan.

    • Jika dipilih "Ya", Admin dapat memperbarui nilai residu terbaru dari aset tersebut.

    • Nilai residu adalah nilai sisa aset yang masih bisa diperoleh ketika aset sudah tidak digunakan lagi.

    Contoh kondisi:

    • Harga pasar barang bekas naik → nilai residu bertambah

    • Kondisi fisik menurun → nilai residu berkurang

    Dengan memperbarui nilai residu, sistem akan otomatis menghitung ulang nilai depresiasi agar sesuai dengan estimasi terbaru.

    Berikut tampilan setelah disimpan:

    Dapat dilihat dari gambar tabel di bawah, karena per 2 Februari 2026 terjadi perubahan depresiasi sehingga nilai dasar depresiasi, nilai pemotongan depresiasi per bulannya dan nilai bukunya juga berubah.

B. Fitur Filter & Unduh Rekap Depresiasi Inventaris

Pada halaman Depresiasi Inventaris, juga tersedia beberapa fitur untuk membantu Anda menyaring data dan mengunduh rekap sesuai kebutuhan. Fitur ini memudahkan Admin dalam memantau aset dan laporan depresiasi secara lebih spesifik.

  1. Pilih Periode Depresiasi
    Digunakan untuk menentukan bulan dan tahun depresiasi yang ingin ditampilkan.

    • Anda dapat memilih periode tertentu, misalnya Februari 2026.

    • Sistem akan menampilkan data depresiasi sesuai periode yang dipilih.

    👉 Cocok digunakan saat ingin melihat laporan depresiasi per bulan.

  2. Data Inventaris Berdasarkan Tanggal Perolehan Aset
    Pada opsi ini tersedia dua pilihan sortir:

    • Inputan Data Inventaris Terlama
      Menampilkan data inventaris dari aset yang paling lama diperoleh hingga yang paling baru.

      👉 Cocok digunakan untuk memantau aset yang sudah lama digunakan dan perlu evaluasi atau penggantian.

    • Tanggal Perolehan Main Asset Terbaru
      Menampilkan data inventaris dari aset yang paling baru diperoleh hingga yang paling lama.

      👉 Cocok digunakan untuk melihat aset yang baru masuk dan sedang dalam masa awal penggunaan.

    Dengan memilih salah satu opsi ini, Admin dapat lebih mudah menganalisis kondisi aset berdasarkan usia perolehannya.

  3. Pilih Jenis Inventaris
    Digunakan untuk memfilter data berdasarkan kategori atau jenis aset.
    Contoh: Main Asset atau Sub Asset.

    👉 Dengan filter ini, Anda bisa fokus melihat depresiasi hanya pada jenis aset tertentu.

  4. Pilih Nama Inventaris
    Digunakan untuk menampilkan data depresiasi dari aset tertentu saja.

    • Pilih nama aset dari daftar inventaris yang tersedia.

    • Sistem hanya akan menampilkan data sesuai aset yang Anda pilih.

    👉 Cocok digunakan saat ingin mengecek depresiasi satu aset secara spesifik.

  5. Download Rekap
    Tombol ini digunakan untuk mengunduh laporan depresiasi inventaris dalam bentuk file.

    • Format file: .xls

    • Isi file: Data aset, harga perolehan, akumulasi depresiasi, nilai buku, dan biaya depresiasi.

    👉 Gunakan tombol ini untuk keperluan laporan, audit, atau arsip perusahaan.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?